Monday, December 8, 2014

Bisnis Bab 11 - Marketing Processes & Consumer Behavior

1.    Apakah pemasaran itu?
Pemasaran adalah suatu sistem keseluruhan dari kegiatan-kegiatan bisnis seperti merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang atau jasa untuk memperoleh keuntungan yang diharapkan melalui proses pertukaran atau transaksi .
Memberikan Nilai dan Kepuasan
1.     Nilai dan manfaat
Nilai : perbandingan relatif antara manfaat produk dan biaya
Manfaat tidak  hanyamencakup fungsi produk, melainkan juga kepuasan emosional yang terkait dengan memiliki, mengalami dan mendapatkannya.
2.     Nilai dan kegunaan
Kegunaan : kemampuan produk untuk memuaskan keinginan / kebutuhan manusia
4 jenis kegunaan
     Kegunaan bentuk : mengubah bahan mentah menjadi produk yang diinginkan konsumen
     Kegunaan waktu : menyediakan produk ketika konsumen membutuhkannya
     Kegunaan tempat : menyediakan produk di tempat pelanggan dapat melakukan pembelian
     Kegunaan kepemilikan : menjual  produk kepada konsumen
Barang, Jasa dan Gagasan
Barang : produk yang berwujud dan jelas terlihat
      Barang konsumsi : produk-produk yang dibeli oleh konsumen untuk penggunaan pribadi
      Barang industri : produk-produk yang dibeli oleh perusahaan untuk memproduksi produk lain
Jasa : produk yang tidak berwujud, seperti waktu, keahlian, atau beberapa aktivitas yang dapat dibeli
Hubungan Pemasaran dan Manajemen Hubungan Pelanggan
Hubungan pemasaran : strategi pemasaran yang menekankan pada hubungan yang terus berlanjut dengan pelanggan dan pemasok
Manajemen hubungan pelanggan : metode terorganisir yang menggunakan sebuah perusahaan untuk membangun koneksi informasi yang lebih baik dengan klien, sehingga hubungan perusahaan-klien yang lebih kuat dikembangkan
Lingkungan Pemasaran
Lingkungan eksternal pemasaran :
1.      Lingkungan politik & hukum
Perusahaan beroperasi dalam lingkungan negara tertentu. Setiap negera memiliki  regulasi tersendiri. Negara mempengaruhi perusahaan dalam bentuk subsidi, tariff, kuota impor pajak. Lingkungan politik ini cenderung membatasi gerak perusahaan.
2.      Lingkungan sosial-budaya
Sosial-budaya merupakan salah satu faktor eksternal yang paling tidak bisa dikontrol oleh perusahaan. Sangat penting bagi marketer, untuk mengetahui dan memiliki perhatian khusus terhadap budaya dimana perusahaan beroperasi. Lingkungan budaya akan membentuk nilai-nilai  sosial, persepsi,  sikap serta perilaku seseorang. Perubahan budaya/sosial berakibat pada perilaku konsumen, dus berakibat pula pada penjualan.
3.      Lingkungan teknologi
Lingkungan teknologi berkaitan dengan teknologi baru, yang akan memunculkan produk baru, pasar baru dan kesempatan baru. Perkembangan teknologi merupakan faktor yang  uncontrollable yang paling bisa di kelola/diantisipasi oleh marketer. Organisasi harus memiliki perhatian terhadap perkembangan teknologi yang ada agar bisa memanfaatkan teknologi tersebut untuk meningkatkan daya saing. Teknologi memiliki effek yang cukup besar terhadap perubahan-perubahan gaya hidup, pola konsumsi, serta perilaku ekonomi. Memiliki teknologi yang lebih unggul, berati perusahaan memasuki babak baru dalam persaingan. Perusahaan dapat masuk ke industri baru, atau malah menghancurkan pesaingnya. Perubahan teknologi mendorong perusahaan merubah cara produksinya, harga, mendistribusikannya serta mempromosikannya.
4.      Lingkungan ekonomi
Lingkungan ekonomi, akan mempengaruhi kemampuan belanja konsumen, serta pola pengeluarannya. Faktor yang termasuk dalamlingkungan ekonomi disini, yaitu : Daur hidup ekonomi, Inflasi, tingkat pengangguran, tingkat suku bunga, dan pendapatan. Perubahan-perubahan pada variabel-variabel tersebut akan mempengaruhi secra langsung perusahaan.
5.      Lingkungan persaingan
Jika perusahaan menerapkan konsep pemasaran, maka perusahaan harus bisa memberikan nilai lebih dibandingkan pesaingnya.  Memiliki barang yang bagus saja tidak cukup jika pesaingnya  juga menawarkan barang yang lebih bagus lagi.  Mustahil, sebuah perusahaan menyusun strategis pemasaran yang baik, tanpa mengetahui dengan baik, kekuatan dan kelemahan pesaingnya.
3 jenis persaingan
·       Produk substitusi : produk yang berbeda dari produk pesaingnya tetapi kegunaannya sama
·       Persaingan merek : persaingan yang memikat konsumen terhadap produk yang serupa
·       Persaingan internasional : persaingan antara produk domestik dan produk luar negeri

2.    Strategi Bauran Pemasaran

·       Dalam strategi bauran pemasaran pasti memilik manajer pemasaran dan rencana dari pemasaran tersebut
·       Manajer Pemasaran merupakan manajer perusahaan yang bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan seluruh kegiatan bauran pemasaran yang menghasilkan perpindahan barang atau jasa ke konsumennya
·       Puncak dari kegiatan – kegiatan bauran pemasaran adalah rencana pemasaran
·       Rencana pemasaran merupakan strategi yang rinci dan terfokus untuk mengarahkan bauran pemasaran agar dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen
Produk
·       Dengan demikian, menyusun dan mengembangkan produk baru merupakan tantangan bagi para tenaga pemasaran yang harus selalu mempertimbangkan faktor perubahan teknologi, perubahan keinginan dan kebutuhan konsumen serta perubahan kondisi ekonomi
Diferensiasi Produk
·       Sebagai contoh, mobil merek Honda memberikan keistimewaan yang lebih baru dan lebih aman untuk membedakan dari pesaing lainnya

Penetapan Harga
·       Tindakan penyeimbangan maksudnya di satu sisi harga harus mendukung beragam biaya seperti biaya operasi, administrasi juga biaya pemasaran namun di sisi lain harga tidak bisa terlalu tinggi karena konsumen dapat berpaling ke produk – produk pesaing
·       Harga – harga rendah pada umumnya mengakibatkan volume penjualan yang lebih besar sedangkan harga tinggi biasanya membatasi ukuran pasar tapi meningkatkan laba per unit namun harga tinggi ini juga menarik konsumen karena mengisyaratkan bahwa dengan harga tinggi maka kualitas produk juga tinggi
Distribusi
·       Keputusan distribusi bisa berupa keputusan mengenai pergudangan dan pengendalian persediaan juga keputusan tentang pemiliha trasnportasi
·       Banyak produsen menjual ke perusahaan lain, kemudian perusahaan mendistribusikan barang kepada pengecer akhirnya perusahaan lain menjual langsung kepada konsumen akhir
Promosi
·       Iklan, bentuk komunikasi nonpersonal yang digunakan untuk membujuk dan memberi informasi kepada pembeli mengenai produk dari pihak yang bersangkutan
·       Penjualan Langsung, banyak produk seperti asuransi, pakaian dan perumahan dipromosikan secara langsung kepada pembeli
·       Promosi Penjualan, bisa berupa dalam bentuk hadiah langsung dan kupon bertujuan untuk membujuk konsumen untuk membeli produk tersebut
·       Hubungan Masyarakat, dimaksudkan untuk membentuk citra baik sebuah perusahaan ke dalam hubungan masyarakat usahanya membangun sikap positif terhadap organisasi dan produknya

3.    Target Pemasaran dan Segmentasi Pasar

·       Pasar sasaran, sekelompok orang – orang yang memiliki keinginan dan kebutuhan yang serupa
·       Segmentasi pasar, pembagian pasar ke dalam kategori jenis pelanggan
Mengidentifikasikan Segmen Pasar
·       Dalam variabel geografis ini orang-orang disatu wilayah negara atau dunia memiliki kebutuhan dan perilaku beli yang berbeda dengan mereka yang berada di wilayah lain
Contohnya : Para produsen air conditioner lebih banyak menjual produk-produk mereka di kawasan Asia Tenggara di bandingkan di kawasan Eropa di karenakan di faktor musim yang berbeda diantara 2 benua tersebut
·       Variabel demografis, contohnya
-        Pendekatan segmentasi demografis etnis. Produsen mobil Chrysler menjual produk-produk mereka mengkhususkan diri pada pembeli kaum afro Amerika
-        Pendekatan segmentasi ukuran keluarga. Produsen mobil PT ASTRA, meluncurkan produk mobil kijang LX atau sering disebut kijang kapsul memasarkan produknya secara besar-besaran di Indonesia dengan membidik calon konsumennya dari kalangan kaum berkeluarga
-        Pendekatan segmentasi demografis pendapatan. Produsen telepon tanpa kabel CERIA yang mengkhususkan produknya bagi penduduk Indonesia kalangan menengah bawah
·       Variabel Psikografis, contohnya
-        Malboro sebagai produk rokok kretek asal Amerika Serikat memposisikan dirinya dalam segmentasi psikografis sebagai rokok pria tradisional yang gemar berpetualang yang penuh tantangan
-        Burberry sebagai simbol tradisi Inggris dapat pula dijadikan merek mewah seperti Gucci dan Louis Vuitton
·       Variabel Perilaku
Merujuk pada cara konsumen menggunakan produk, manfaat yang mereka harapkan dari produk tersebut, alasan mereka membelinya, dan kesetiaan mereka terhadap produk tersebut
Contohnya :
-        KFC. Produsen ayam goreng KFC yang sudah menjadi citra mayoritas dalam benak masyarakat Indonesia mengeluarkan promo paket makan lima ribu rupiah, untuk memperbesar volume penjualan produk-produk mereka pada jenis-jenis produk tertentu.

4.    Memahami Perilaku Konsumen
Riset Pasar dapat memberi tahu kita kualitas seperti apa yang diinginkan orang-orang dalam sebuah produk baru, tetapi riset tersebut tidak dapat memberi tahu alasan orang-orang membeli produk tertentu.
Definisi Perilaku Konsumen (consumer behavior) adalah studi mengenai proses keputusan yang mendorong konsumen membeli dan mengkonsumsi produk-produk.
Ø Pengaruh-pengaruh pada Perilaku Konsumen
     Pengaruh psikologis mencakup motivasi, persepsi, kemampuan belajar, dan sikap individu.
     Pengaruh pribadi mencakup gaya hidup, kepribadian, dan status ekonomi.
     Pengaruh sosial mencakup keluarga, pendapat pemimpin (orang yang pendapatnya diterima oleh orang lain), dan kelompok referensi lainnya seperti teman, rekan sekerja, dan rekan seprofesi.
     Pengaruh budaya mencakup budaya (“cara hidup” yang membedakan satu kelompok besar dengan kelompok lainnya), subkultur (kelompok yang lebih kecil,seperti kelompok etnis yang memiliki nilai-nilai bersama), dan kelas sosial (kelompok-kelompok berdasarkan peringkat budaya menurut kriteria seperti latar belakang, pekerjaan, dan pendapatan).
Walaupun seluruh faktor itu berdampak besar pada pilihan konsumen, dampak faktor-faktor itu terhadap pembelian aktual pada beberapa produk menjadi sangat lemah atau dapat diabaikan. Beberapa konsumen, misalnya, memperlihatkan loyalitas merek (brand loyalty) yang tinggi, yang berarti mereka secara rutin membeli produk-produk karena mereka puas atas kinerja merek produk itu, sehingga mereka tetap setia pada merek-merek terpilih. Akan tetapi, pakaian yang anda pakai dan makanan yang anda makan sering kali mencerminkan pengaruh sosial dan psikologis terhadap perilaku konsumsi anda.
Ø Proses Pembelian Konsumen
Kesadaran akan adanya pengaruh psikososial yang mengarah pada konsumsi. Akhirnya, tenaga pemasaran menggunakan informasi untuk mengenmbangkan rencana pemasaran.
     Kesadaran akan masalah/kebutuhan
Kesadaran akan kebutuhan terjadi sewaktu anda memiliki peluang untuk mengubah kebiasaan membeli anda.
     Pencarian Informasi
Sebelum melakukan pembelian, banyak orang mencari informasi dari sumber-sumber pribadi, masyarakat umum, dan pengalaman.
     Evaluasi alternatif
Menganalisis atribut produk yang ada pada produk tertentu, untuk bahan pertimbangan pilihan yang paling memenuhi kebutuhan anda.
     Keputusan membeli
ü  motif rasional : alasan membeli produk tertentu yang didasarkan pada evaluasi logis atas sejumlah atribut produk.
ü   motif emosional : alasan membeli produk tertentu yang di dasarkan pada faktor-faktor non obyektif.
     Evaluasi pasca pembelian
Menganalisis kepuasan konsumen terhadap produk-produk yang mereka gunakan.


Ø Penyimpanan Data dan Penggalian Data
     Penyimpanan Data : proses mengumpulkan, menyimpan, dan mendapatkan kembali data dalam bentuk berkas (file) elektronik.
     Penggalian Data : aplikasi teknologi elektronik untuk mencari, menyaring, dan mengorganisasi kembali data guna mengumpulkan informasi pasar dan produk sasaran di lingkungan pasar.
5.    Perilaku Pemasaran Dan Pembelian Organisasi
Dalam pasar konsumen, transaksi jual-beli terlihat jelas di mata umum. Akan tetapi, yang sama pentingnya tetapi kurang terlihat nyata, adalah pasar organisasi (atau pasar perdagangan). Sekitar 23 juta organisasi di Amerika Serikat membeli barang dan jasa yang akan digunakan untuk menciptakan dan menyampaikan produk-produk konsumsi. Pemasaran kepada para pembeli itu mencakup berbagai jenis pasar organisasi yang berbeda dan perilaku yang berbeda dibandingkan yang ditemukan pada pasar konsumen.
Ø Pasar Organisasi
     Pasar Industri yaitu pasar organisasi yang terdiri dari perusahaan yang membeli barang-barang yang diubah menjadi produk lain atau digunakan selama produksi.
     Pasar Perdagangan Perantara yaitu pasar organisasi yang terdiri dari badan-badan perantara yang membeli barang-barang jadi dan menjualnya kembali.
     Pasar Pemerintah/Institusi
Pasar pemerintah yaitu pasar organisasi yang terdiri dari pembeli barang dan jasa pemerintah.
Pasar institusi yaitu pasar organisasi yang terdiri dari pembeli barang dan jasa non-pemerintah seperti rumah sakit, tempat ibadah, museum, dan badan amal.
Ø Perilaku Pembelian Organisasi
     Perbedaan Pembeli
ü   Sebagai Profesional, pembeli organisasi dilatih mengenai pengaturan hubungan antara pembeli dan penjual serta mengenai metode untuk melakukan negosiasi dengan pembeli. Apabila perjanjian pembeli-penjual telah dicapai, pembeli organisasi juga membuat kontrak formal.
ü   Sebagai Ketentuan, pembeli industri merupakan para spesialis perusahaan berbagai lini produk.
ü  Pembeli industri sering kali menjadi Pakar di bidang produk yang akan mereka beli.
     Perbedaan hubungan pembeli dan penjual
Diharapkan adanya pengembangan hubungan jangka panjang agar dapat menguntungkan kedua belah pihak. Hubungan itu menyebabkan masing-masing pihak mengetahui kekuatan teknis pihak lainnya dan juga keamanan yang diperoleh karena masing-masing pihak mengetahui apa yang diharapkan dari bisnisnya di masa depan.

6.    Apakah Produk itu?
Dalam perkembangan kini, pemasaran mencampur beberapa produk, apakah barang-barang atau jasa, pemasar harus mempertimbangkan apa keinginan pelanggan ketika mereka membeli produk.
·       Nilai Kemasan
Apakah itu berupa barang-barang fisik, jasa, atau beberapa kombinasi keduanya, pelanggan mendapatkan nilai dari bermacam-macam keuntungan, sifat atau keistimewaan, dan bahkan penghargaan yang tak berwujud terkait dengan sebuah produk. Sifat/keistimewaan produk adalah kualitasnya, produk yang berwujud dan tidak berwujud yang telah perusahaan buat.
      Sekarang ini, pelanggan memperhatikan produk sebagai sebuah atribut yaitu keuntungan dan ciri/sifat yang di gabungkan, pemasar menyebutnya nilai kemasan. Pembeli menginginkan produk dengan kualitas yang baik dengan keuntungan dan keistimewaan yang lebih pada tingkat harga tertentu.
·       Menggolongkan Barang dan Jasa
-        Menggolongkan Produk Konsumen
Kategori
Deskripsi
Contoh
Convenience goods and services
▪ Dikonsumi dengan cepat dan secara teratur
▪ Susu
▪ Tidak mahal
▪ Koran
▪ Sering dibeli dan dengan sedikit waktu dan usaha
▪ Makanan cepat saji


Shopping goods and services
▪ Tidak sering dibeli
▪ Television
▪ Lebih mahal
▪ Ban
▪  Pelanggan dapat membandingkan produk-produk berdasarkan gaya, penampilan, warna, harga, dan kriteria lain
▪ Asuransi mobil
Specialty goods and services
▪ Jarang dibeli
▪ Perhiasan permata
▪ Mahal
▪ Gaun pernikahan
▪ Pelanggan memilih produk yang tepat/original dan tidak menerima pengganti dan melakukan transaksi/ perjanjian pada waktu tertentu.
▪ Katering

-        Menggolongkan Produk Organisatoris
Kategori
Deskripsi
Contoh
Production items
▪ Barang dan jasa digunakan langsung dalam proses produksi
▪ Teh yang diproses menjadi teh kantung
▪ Proses informasi waktu yang baik untuk produksi
Expense items
▪ Barang dan jasa yang dikonsumsi selama 1 tahun oleh perusahaan yang memproduksi barang lain dan menawarkan jasa lain.
▪ Minyak dan listrik untuk mesin
▪ Pemeliharan bangunan
▪ Jasa legal
Capital items
▪ Barang dan jasa yang permanen (mahal dan tahan lama)
▪ Bangunan (kantor, pabrik)
▪ Harapan bertahan lebih dari 1 tahun
▪ Peralatan (menara air, oven)
▪ Jarang dibeli sehingga transaksi sering  melibatkan keputusan oleh manajer tingkat atas
▪ Peralatan aksesoris (komputer, pesawat)

·       Produk Campuran
Kelompok produk-produk yang di jual oleh perusahaan, baik untuk konsumen dan atau industri di sebut produk campuran.
Lini produk adalah kelompok produk-produk yang hampir sama karena memiliki fungsi yang sama atau di jual kepada pelanggan yang memakainya dalam cara yang sama.

7.    Mengembangkan Produk Baru

1.     Proses PengembanganProdukBaru
PengertianPengembanganprodukadalah proses yang panjangdanmahal. Setiapperusahaanpastimemilikidepartemenpengembangandanpenelitian(R & D Departments) untukmengeksplorasikemungkinan-kemungkinanmengenaiprodukbaru. Alasanmengapaperusahaanmengacuhkanbanyaksumberdayauntukmengeksplorasikemungkinan-kemungkinanprodukdanmenolakbanyak ide yang tampaknyabaik?Pertama, tingkatmortalitasproduk yang tinggiuntuk ide-ide baru yang berartibahwahanyabeberapaprodukbaru yang dapatmencapaipasar. Kedua, bagibanyakperusahaankecepatanproduksampaikepasarsamapentingnyadengan proses pengembangannya.
2.     Tingkat MortalitasProduk
Tingkat inimengestimasikan 50 ide produkbarudanhanya 1 ide yang akansampaikepasar. Banyak ide tentangproduk yang gagal.Menciptakanprodukbaru yang suksessangatsulitbahkanolehahlipemasarsekalipunkarenasedikitnyapermintaannyadaripasarmakasekitardari 9 dari10 produkbaruakangagal. Produk yang benar-benarinovatifdanunik yang akanmendapatkeuntungan.
v Speed to Market
Pengertian Speed to Market adalahstrategipengenalanprodukbaruuntukmeresponperubahankonsumen/pasarsecaracepat.
3.     Product Life Cycle
Pengertian Product Life Cycle adalahserangkaiantahapan yang melaluimasahidupkomersial. TergantungpadakemampuandariprodukuntukmenarikkonsumenPLC nyabisadalamwaktubulan,tahunbahkandekada.
Tahapan – tahapan Product Life Cycle
a)     Perkenalan :Tahapinimerupakantahap di manaprodukbarupertama kali di kenalkankepasar.
b)     Pertumbuhan :Padatahapiniprodukmulaibisamenarikperhatiankonsumendanpenjualannyamulaimeningkat.
c)     Pematangan :Padatahapinipenjualanmulaimenurunmeskipunprodukinimemberikan profit terbaik.
d)     Penolakan :Padatahapinipenjualanmulaijatuhsepertipenjualanprodukpadatahapperkenalan. Perusahaan mulaimenguangi/mengakhiripromosinyatetapitetapmembiarkanproduk di pasaruntuktetapmendapatkankeuntungan.

4.     MengidentifikasiProduk
Pemasarharusmengidentifikasikanproduknya agar konsumenmenyadariproduktersebut. Duaalat yang digunakanadalah branding dan package.

1.     Branding
Branding adalah proses penggunaansuatusimboluntukmengkomunkasikankualiatassuatuproduk yang dibuatolehprodusen. Konsumen yang menyukaiproduktersebutakanmembelikembaliproduktersebutdenganmengingatnama/logonya. Brand awareness menunjukkansejauhmanamerekterlintasdalampikirankonsumen. Gaining denganpertumbuhanpentingsuatuindustri pemasaranmenemukancara yang efektifdanmurahuntuk memenangkan brand awerness. Hal – halsuksesakhir-akhiriniditemukandenganbeberapametodeyaitu:Product Placements, buzz marketing, viral marketing dan social networking.
·       Product Placements adalahtaktikpromosiuntukmerekekspodimanakarakterdalamtelevisi,film,music,majalahatau video game menggunakanproduknyatadenganmerek yang dapatterlihat.
·       Buzz Marketingadalahmetodepromosi yang mengandalkanmulutkemulutuntukmenciptakan buzz tentangprodukdan ide-ide.
·       Viral MarketingdanJaringanSosialadalahjenis buzz marketing yang mengandalkan internet untukmenyebarkaninformasiseperti virus dari orang ke orang tentangprodukdan ide-ide. Jaringansosial yang digunakanperusahaanadalah corporate blog yaitukomentardanopini yang dipublikasikandiwebdengan/untukorganisasi yang bertujuanmempromosikanaktivitanya.

Jenis – jenis brand name
Ø National Brands adalahprodukmerek brand name suatuproduk yang di produksiolehdanmembawanamaprodusen. Merekekstentionadalahpenggunaanperusahaandarimereknasionalpadaproduk-produktambahanterkait.
Ø Licensed Brands adalahmereknamaproduk yang namapenjualnyatelahmembelihakorganisasiatauindividu.
Ø Private Brandsadalahproduk brand name yang penggrosirataupengecertelahditugaskanolehprodusen.

2.     Packageadalahpengemasanfisikdimanasuatuprodukdijual di iklankan/ dilindungi.

8.    Bauran Pemasaan Internasional
Prinsip dasar pemasaran :
-        Produk – produk bisnis kecil : beberapa produk dan perusahaan baru menemui ajalnya diawalusahanyahanyakarenasedikitkonsumen yang mengingikanataumembutuhkanproduk yang merekatawarkan.
-        Penetapanhargapadabisniskecil : penetapanhargasecarasembronobahkandapatmenenggelamkanperusahaandenganprodukyang baik.
-        Distirbusibisniskecil: barang kali aspek bisniskecilbagi yang paling pentingadalahlokasifasilitas, terutamauntukbisnis-bisnisjasa yang baru.
-        Promosibisniskecil:bisnisberskalakecil yang suksesakanmerencanakanbebanbiayapromosisebagaidaribiaya awal.


No comments:

Post a Comment